Kampus
Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Sriwijaya yang terletak di daerah Serpong
Tangerang Banten yang merupakan Kampus sekolah agama Buddha yang telah
diresmikan oleh Pemerintah pusat. Kampus ini memiliki dedikasi yang sanagt
tinggi, tidak hanya dalam segi keagamaan namun kampus ini juga mengembangkan
seni budaya seperti gamelan, angklung, seni tari, dan masih banyak lagi yang
terdapat didalam kampus tersebut. Meskipun kampus ini dulunya terletak didaerah
yang sangat terpencil, jauh dari perkotaan dan masih banyak hutannya namun
banyak orang dari berbagai daerah bahkan dari Sabang sampai Merauke yang ingin
melanjutkan kuliahnya di kampus tersebut. Bukan suatu hal yang disayangkan
karena saat ini kampus tersebut berada di kota pendidikan karena disekitaran
kampus sudah berdiri gedung-gedung untuk perkuliahan, bahkan saat ini sedang
didirikannya sebuah mol yang sangat besar yaitu Aeon. Kampus ini memiliki
gedung yang sangat megah, mewah, rapih, bersih, dan merupakan kawasan dilarang
untuk merokok. Tidak hanya gedungnya saja yang megah, rapih dan bersih namun para
dosen serta mahasiswanya juga berpenampilan sangat baik, rapih serta sopan.
Dosen di kampus ini sangatlah ramah terhadap para mahasiswa maupun antar dosen,
berpendidikan luas, terampil, inovasi, dan selalu memotivasi para mahasiswanya
agar dapat mencapai tujuan yang diinginkan. Para mahasiswanyapun tidak mau
kalah dengan para dosennya, mereka selalu mengadakan acara untuk mengembangkan
bakat dari masing-masing mahasiswa, membuat kreatifitas atau sesuatu yang baru
untuk mengembangkan kampus tersebut serta mahasiswa itu sendiri. Mahasiswa
dikampus tersebut memiliki berbagai bakat serta memiliki potensi yang tinggi
dan mampu menerima materi perkuliahan dengan baik. Pada tahun ini kampus
tersebut mendapat juara umum Mahaniti Lokha Dhamma untuk kedua kalinya,
meskipun tahun kemarin tidak mendapat kesempatan untuk membawa pulang juara
umum tersebut. Dari sekian banyak kampus agama Buddha yang ada di Indonesia,
hanya kampus ini yang lebih baik di antar kampus-kampus agama Buddha lainnya
yang ada di Indonesia. Sungguh merupakan kampus yang bagus serta sangat
berpendidikan bukan????
Jumat, 09 Januari 2015
Selasa, 06 Januari 2015
Arti sahabat
Pada
setiap kehidupan seseorang pasti akan membutuhkan teman yang bisa diajak untuk
saling berbagi disaat suka maupun duka. Sahabat memiliki peranan yang membuat
hidup menjadi lebih berwarna. Tetapi kehadiran sahabat bukan untuk menggantikan
pasangan kekasih anda. Saat anda memiliki teman yang baik, bukan hadiah,
bingkisan maupun kado, melainkan perhatian dan kesabaran yang mereka inginkan.
Terkadang sahabat juga butuh didengarkan baik itu suka maupun duka. Jadi
apabila anda memiliki sahabat maka berikan waktu yang cukup untuk mendengarkan
keluh kesah yang mereka rasakan. Seorang sahabat akan membantu anda dalam
menyelesaikan suatu masalah. Begitu juga
dengan sang sahabat, mereka ingin melakukan hal yang sama, membagi
cerita-cerita lucu yang membuat kedekatan dengan sang sahabat. Apa yang
dilakukan untuk teman terkadang melelahkan bahkan menjengkelkan, tetapi itu
yang membuat persahabatan memiliki nilai yang indah. Persahabatan tidak
terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi
menajamkan besi, demikinalah sahabat menajamkan sahabatnya. Persahabatan
diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti,
diperhatikan-dikecewakan, didengar-diabaikan, namun semua itu tidak pernah
sengaja untuk dilakukan sengan tujuan kebencian. Seorang sahabat tidak akan
menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena
kasihsayangnya ia memberanikan diri untuk menegurnya. Proses dari teman menjadi
sahabat membutuhkan pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat
membutuhkan bantuan baru memberikan perhatian , seharusnya sahabat berinisiatif
memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya. Semua orang
pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil
mendapatkannya. Banyak orang yang telah meraskan indahnya persahabatan, namun
ada juga yan g bagitu hancur karena dikhianati sahabatnya. Hancurnya
persahabatan disebabkan oleh beberapa hal diantaranya: masalah bisnis,
ketidakterbukaan, kehilangan kepercayaan, perubahan perasaan anatar lawan
jenis, dan ketidaksetiaan. Tetapi penghancur persahabatan ini telah berhasil
dipatahkan oleh sahabat yang teruji kesetiaanya.
Mempunya
satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan dirinya
sendiri. Ingatlah kapan terakhir kali anda berada dalam kesulitan. Siapa yang
berada di samping anda?, Siapa yang mengasihi anda saat anda merasa tidak
dicintai?, Siapa yang menjadi tameng untuk urusan rahasia anda, diwaktu ada
masalah dengan keluarga anda?, Siapa yang bersama dengan anda saat tidak ada
satu orangpun yang membantu anda?. Mereka semua adalah sahabat-sahabat anda,
jadi hargai dan peliharalah persahabatan anda dengan baik. J
Minggu, 04 Januari 2015
Pentingnya seorang sahabat
Sahabat
adalah seseorang yang dapat dipercaya, bisa diajak bercerita tentang masalah
yang sedang dihadapi, ada di saat saling membutuhkan, bahkan pada saat tidak di
butuhkanpun sahabat selalu ada disamping untuk selalu menemani. Seorang sahabat
sejati sangat sulit untuk dicari karena memang benar-benar sangat sulit mungkin
hanya ada satu diantara 10 orang. Teman adalah seseorang yang di kenal dan bisa
di jumpai disaat tertentu dan tidak
selamanya juga dapat di jumpai. Mencari teman itu sangatlah mudah hanya dengan
menemui orang yang tidak dikenal lalu mengajaknya untuk berkenalan dan ketika
sudah berkenalan maka sudah di anggap sebagai teman. Sahabat adalah seseorang
yang dapat membuat tersenyum ketika sahabatnya sedang sedih atau sedang di
rundung masalah. Yupszz, rasanya tidak berlebihan jika keberadaan seorang
sahabat sangat istimewa, ia menjadi zat penting yang memberi warna dalam
menghadapi kehidupan ini. So, punya sahabat bukan lagi sebuah keharusan
melainkan kebutuhan, pasti anda setuju bukan?. Sebab punya sahabat itu nggak
ada ruginya karena seorang sahabat akan membuat hari-hari anda akan lebih hidup
bermakna. Sahabat itu bisa menjadi teman curhat, nggak ada istilah stress
ketika sedang di rundung masalah, seberat apapun masalah itu kalau punya sahabat
ia pasti akan menghibur. Dalam hal ini
sahabat bisa menjadi tempat berbagi cerita, teman curhat yang nyaman, bisa
mengungkapkan semua apa yang dirasakan selain kepada keluarga ataupun dengan pacar.
Sahabat seperti dewa penolong yaitu siap membantu dan dapat memberikan saran
namun bukan berarti setiap ada masalah harus lari ke sahabat, yang paling baik
yaitu dengan menyelesaikannya dengn sendiri. Sahabat itu orangnya nyambung untuk
diajak ngobrol, enak diajak diskusi, teman berbincang yang menyenangkan dan
semua itu dapat tercapai jika bisa saling mengenal kepribadiannya masing-masing
serta saling menerima satu dengan yang lainnya. sahabat itu seperti tubuh, bila
salah satu dari tubuh ini sakit, maka yang lain akan merasakan sakit. Misalnya
kaki yang tersandung oleh batu, pasti dengan mulut akan refleks untuk
mengucapkan kata “aduh”, tangan langsung mengusap dan mengobatinya, tanpa
diminta ataupun disuruh demikian juga seorang sahabat ia akan memiliki
kesadaran diri kalau sahabatanya sedang dalam kesulitan, dan semua itu
dilakukan atas dasar keikhlasan bukan paksaan apalagi pamrih, yaa seperi itu
lah sahabat. Maka dari itu cobalah cari seorang sahabat yang memang benar-benar
dapat mengerti satu sama lain.
#best
friends forever
Sahabat
sejati
Timbal balik antara orang tua terhadap anak dan sebaliknya.
Telah diketahui bahwa orang tua memiliki peranan yang sangat penting dalam menjaga dan merawat ananknya. Seorang ibu akan menjaga kandungannya dengan baik demi buah hatinya agar tidak terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan. Orang tua akan menjaga dan mandidik anaknya agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Dimana orang tua menginginkan anaknya jika ia sudah tumbuh menjadi dewasa menjadi seseorang yang sukses dan dapat membahagiakan orang tua serta pasangan hidupnya kelak. Seorang anak juga harus mengetahui betapa besar perjuangan serta pengorbanan orang tuanya untuk merawatnya hingga ia tumbuh menjadi orang yang sukses merawatnya pagi siang dan malam tanpa mengenal lelah demi anaknya, bekerja siang dan malam agar dapat memenuhi kebutuhan anaknya. Orang tua tidak akan pernah menyalahkan bahkan memarahi anaknya, jika orang tua memarahi anaknya pasti karena ada sebabnya dan orang tua tidak menginginkan sesuatu yang buruk terjadi pada anaknya. Dalam agama Buddha terdapat sutta yang membahas tentang timbal balik antara orang tua dengan anak dan anak dengan orang tua yaitu Sigalovada Sutta dalam Diggha Nikaya, Patika Vagga. Isi dari Sigalovada Sutta itu sendiri yaitu:
1. Orang
tua yang memperlakukan anaknya dengan 5 cara, yaitu:
a. Orang
tua akan mencegah anaknya untuk berbuat jahat;
b. Orang
tua akan mendorong anaknya untuk melakukan perbuatan baik;
c. Orang
tua akan melatih anaknya dalam suatu profesi kepandaian;
d. Orang
tua akan mencarikan paqsangan yang pantas, terbaik dan sesuai untuk ananknya;
e. Orang
tua kan menyerahkan warisan kepada anaknya pada waktu yang tepat.
2. Seorang
anak yang harus memperlakuakn orang tua nya dengan 5 cara, yaitu:
a. Dahulu
aku di rawat oleh orang tua, sekarang aku akan merawat orang tua;
b. Aku
akan memikul beban kewajiban orang tua;
c. Aku
akan mempertahankan keturunan dan tradisi keluarga;
d. Aku
akan menjadikan diriku pantas menerima warisan;
e. Aku
akan melakukanperbuatan baik dan upacara agama setelah mereka meninggal dunia.
Demikianlah
apa yang telah di sampaikan oleh Sang Buddha di dalam Sigalovada Sutta, di mana
terjadi timbal balik antara orang tua dengan anak dan anak dengan orang tua.
Maka dari itu sebagai seorang anak harus selalu mengingat kebajikan serta
pengorbanan apa yang telah di lakukan orang tuanya dan jangan sampai orang lain
yang merawatnya pada saat masa tuanya.
Sabtu, 03 Januari 2015
meresensi sebuah buku
Motivasi untuk para Pemimpin
Judul resensi buku
di atas yaitu “Motivasi untuk para Pemimpin” yang di ambil dari buku “The
Leadership Wisdom dengan sub judul Inspirasi untuk Meningkatkan Potensi Kepemimpinan
Anda”. Buku ini di karang oleh bapak Paulus Winarto yang di terbitkan oleh
Penerbit PT Elex Media Komputindo Kelompok Gramedia – Jakarta dengan tebal buku
mulai dari halaman I-XII dan 1-226. Buku ini di cetak sebanyak tiga kali yaitu
cetakan pertama pada bulan Maret 2005, cetakan kedua bulan Maret 2006, dan
cetakan ketiga bulan Oktober 2008.
Buku ini ditulis
oleh Bapak Paulus Winarto. Beliau adalah pemegang 2 rekor dari Museum Rekor
Indonesia (MURI), yakni sebagai pembicara seminar yang pertama kali berbicara
dalam seminar di angkasa dan penulis buku yang pertama kali bukunya diluncurkan
di angkasa, dalam penerbangan Jakarta-Bangkok, 4 April 2005. Beliau adalah
putra kelahiran Sorong, tanah Papua, 17 Agustus 1975 banyak menimba ilmu
kepemimpinan dari guru kepemimpinan Dr. John C. Maxwell. Beliau disertifikasi
dan terlibat aktif dalam program Million Leaders Mandate yang diadakan oleh
EQUIP (organisasi yang didirikan Dr. John C. Maxwell) untuk menciptakan satu
juta pemimpin di seluruh dunia.
Beliau adalah
alumnus jurusan Teknik Kimia dari Universitas Khatolik Parahyangan Bandung dan
pernah berkarya sebagai wartawan, praktisi public relation dan praktisi
pemasaran. Beliau dijuluki sabagai
“manusia kompleks” oleh guru marketing yaitu Hermawan Kartajaya. Beliau juga
dikenal sebagai trainer, pembicara seminar, dosen, tamu di berbagai perguruan
tinggi, dan penulis sejumlah buku motivasi dan pengembangan diri best seller. Beliau
mendirikan lembaga pelatihan nonprofit HOT MINISTRY dengan target 100.000 anak
muda di negeri ini agar dapat menjadi generasi yang membawa dampak signifikan
bagi kemajuan bangsa. Moto hidupnya adalah “Hidupmu akan terus berBUAH
sepanjang engkau memiliki hubungan dengan Yang Mahakuasa, bersedia untuk
senantiasa berubah kea rah yang lebih baik dan mendapatkan dukungan orang yang
tepat”.
Beliau telah banyak
sekali menulis buku, diantaranya “Be Strong, First Step To Be An Entrepreneur,
The Power Of Hope, Ketika Ia Menyapaku, Hidup yang Berbuah, Melejit Diusia
Muda, Melangkah Maju Dimasa Sulit dan masih banyak lagi buku yang telah di
tulis oleh beliau yang kebanyakan isinya berupa motivasi untuk para pembacanya.
Buku ini memberikan
berbagai motivasi bagi para pemimpin untuk mencapai sebuah kesuksesan serta
mencapai tujuan yang diinginkan. Seseorang yang ingin menjadi sukses butuh
perjuangan yang sangat keras, jika jatuh dan tidak bangkit lagi maka itu bukan
dari sebuah kesuksesan namun keputusasaan. Berikut Ini terdapat beberapa contoh
motivasi bagi para pemimpin untuk menjadi sukses yang ada di dalam buku
tersebut, seperti Kepemimpinan adalah pengaruh. Jadi maksut dari motivasi
tersebut adalah seorang pemimpin membawa pengeruh besar terhadap bawahannya,
jika seorang pemimpin tidak bekerja dengan baik maka apa yang diinginkan tidak
akan pernah tercapai apalagi unutk kesempurnaan, karena itu semua sangat jauh.
Untuk tercapainya sesuatu juga memerlukan kerjasama antar tim, jika tidak
tejadi kerjasam antar tim yang baik maka hal itupun tidak akan pernah terwujud.
Sebenarnya isi dari
buku ini sangat bagus dan baik, mulai dari segi cover, gambar, sampul buku
sangat baik dan rapih. Buku ini sangat baik sekali karena berisi mengenai
motivasi agar seseorang yang telah jatuh dalam menngapai sesuatu hal yang
diinginkan dapat bangkit kembali setelah membaca buku ini. Banyak hal yang di dapat setelah membaca buku
ini seperti memotivasi dirinya sendiri, dapat memotivasi orang lain, menjadi
lebih semangat untuk menggapai sesuatu hal yang diinginkan dan masih banyak hal
laiinya. Namun, hal yang sedikit disayangkan yaitu terdapat cerita pendek yang
kemudian dilanjutkan dengan motivasi tanpa penjelasan sama sekali, jika
seseorang tidak membacanya dengan cermat dan teliti maka ia tidak akan tau
makna dari motivasi tersebut. Seharusnya sedikit dijelaskan makna dari motivasi
tersebut agar para pembacanya dapat mengerti makna tersebut.
menganalisi sebuah jurnal
Analisis Jurnal Ilmiah
Pembinaan Kehidupan Beragama Lanjut Usia
Di Panti Sosial Syekh Burhanuddin
Kabupaten Padang Pariaman, yang di tulis oleh Suhanah (Peneliti pada Puslitbang
Kehidupan Keagamaan, Badan Litbang dan Diklat Departemen Agama)
a.
Latar
Belakang
Dalam Undang-Undang Dasar 1945 telah
disebutkan bahwa orang lanjut usia telah diberikan kesejahteraan, dan memiliki
hak yang sama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Pemerintah memberikan suatu bentuk penghormatan kepada para lanjut usia dengan
memberikan pelayanan keagamaan, kesehatan, bantuan sosial, perlindungan sosial
dan lain-lain. Banyak sekali masalah umum yang dirasakan oleh para lanjut usia
seperti menurunnya kemapuan jasmani, rohani, dan sosial sehingga menjadi salah
satu beban untuk anaknya. Masalah tersebut menjadi faktor utama yang kerapkali
membuat sebagian anak menitipkan orang tuanya ke panti sosial.
Pada tahun 2000 Puslitbang Kehidupan
Keagamaan melakukan penelitian tentang pembinaan keagamaan dengan sasaran orang
lanjut usia di panti jompo. Hasil dari penelitian tersebut antara lain untuk
melakukan pembinaan keagamaan terhadap para lanjut usia, karena belum adanya
pedoman khusus tentang pembinaan keagamaan bagi para lanjut usia. Kemudian pada
tahun 2008 melakukan penelitian lanjutan dengan judul Pembinaan Kehidupan
Beragama Lanjut Usia di Panti Sosial Tresna Wredha (PSTW). Hal ini di lakukan
karena melihat jumlah lanjut usia dari tahun ketahun yang terus meningkat dan
membutuhkan penanganan pelayanan yang lebih baik serta kebijakan pemerintah
dalam pembinaan keagamaan untuk kesejahteraan sosial dan spiritual. PSTW itu
sendiri adalah wadah yang memberikan pelayanan dan perawatan jasmani, rohani,
dan sosial serta perlindungan untuk memenuhi kebutuhan lanjut usia.
Adapun
masalah-masalah yang muncul di dalam penelitian yaitu bagaimana pola kehidupan
beragama di Panti Sosial Syekh Burhanuddin, apa saja faktor pendukung dan
penghambat, dan bagaimana implementasi dalam kebijakan pemerintah dan peraturan
perundang-undangan?
b.
Metodologi
Penelitian
ini menggunakan studi kasus dengan pendekatan kualitatif dengan tujuan untuk
mempelajari secara intensif mengenai unit sosial tertentu yang meliputi
individu, kelompok, lembaga, dan masyarakat. Dalam studi kasus dilakukan
penggalian data secara holistik dan menganalisis secara intensif interaksi
faktor-faktor yang terlibat di dalamnnya. Pengumpulan data dilakukan melalui
wawancara, pengamatan, dan telaah dari buku serta laporan hasil penelitian dari
dokumen yang ada di panti sosial.
c.
Kerangka
Pemikiran
Setelah
menemukan hambatan serta kendala yang sudah dihadapi, juga telah memberi
keberhasilan yang nyata seperti membaiknya kondisi kehidupan sosial masyarakat
dan kesehatan. Dengan keberhasilan tersebut maka usia harapan hidup mengalami
peningkatan. Dengan adanya usia harapan hidup yang mengalami peningkatan maka
para lanjut usia memerlukan bantuan peningkatan kesejahteraan sosila serta
pembinaan kehidupan beragama. Pembinaan yang dimaksudkan mencakup kebijakan,
koordinasi, penyuluhan, pembinaan dan bimbingan, pemberian bantuan, perizinan
serta pengawasan. Terdapat aspek yang diteliti dalam kajian ini yaitu sejarah
panti, bantuan yang telah diterima, struktur kepengurusan, jumlah dan profil
lanjut suai, persyaratan penerimaan lanjut usia, materi pembinaan, dan
lain-lain.
d.
Pembahasan
Panti Sosial Tresna Werdha Syekh Burhanuddin
beralamat di desa Tanjung Ulakan Kecamatan Ulakan Tapakis Kabupaten Padang
Pariaman Sumatera Barat yang berdiri pada tanggal 12 Desember 1996 atas ide
para pengurus Yayasan Pondok Pesantren Luhur Syekh Burhanuddin. Ide ini timbul
ketika melihat banyak para lanjut usia yang harus dibantu karena mereka
ditinggalkan oleh anak-anaknya yang pada merantau untuk mencari nafkah sehingga
mereka dititipkan ke panti dengan alasan faktor ekonomi dan tidak mau melihat
orang tuanya hidup dalam kesendirian. Tujuan didirikannya Panti Sosial Tresna
Werdha (PSTW) Syekh Burhanuddin yaitu untuk menyatukan para lanjut usia yang
hidupnya kesepian dan terlantar, dikarenakan keluarganya tidak bisa mendampingi
dan melayaninya dengan baik, sehingga mereka dapat hidup dengan nyaman dan
senang bisa hidup bersama.
Sepanjang berdirinya Panti Sosial ini, sudah
beberapa kali mendapatkan beberapa bantuan dari berbagai pihak dan donatur
serta para perantauan yang telah sukses. Pada tahun 2000 mendapat bantuan dari
Menteri Sosial untuk membangun rumah, namun setelah diteliti ternyata
pembangunan rumah belum selesai karena kekurangan biaya. Kemudian pada tahun
2004 mengajukan proposal permohonan kepada Dinas Sosial Kabupaten Padang
Pariaman untuk keperluan para lansia berupa sembako. Selanjutnya pada tahun
2007 menerima bantuan dari Kantor Sosial Kabupaten Padang Pariaman yang
digunakan untuk biaya operasional, uang jajan lansia, bantuan dana perorang,
dan uang honor kepada pangurus panti. Namun tidak semua mendapatkan honor
kecuali orang tertentu dan selain honor tersebut diberikan satu tahun sekali
dengan jumlah biaya keseluruhan. Adapun persyaratan bagi lansia untuk bisa
diterima di Panti Sosial Syekh Burhanuddin yaitu bisa mandi sendiri, mencuci
pakaian sendiri, masak bersama-sama lansia, dan makan dan minum sendiri.
Adapun faktor pendukung dan penghambat dalam
Panti Sosial Syekh Burhanuddin, diantaranya:
A. Faktor
Pendukung
1. Tenaga
Pembina Keagamaan lansia tidak mengalami kendala karena Panti ini lahir dari
Pondok Pesantren di mana pondok ini melahirkan para kyai yang bertugas
memberikan ceramah keagamaan.
2. Keikhlasan
dari para pengurus yang mendapatkan honor yang tidak sesuai dengan tenaganya.
3. Para
lansia tidak banyak tuntutan walaupun diberi makan dengan tidak memenuhi
standar 4 sehat 5 sempurna.
4. Implementasi
peraturan perundang-undangan tentang lansia dilaksanakan oleh Bupati Kabupaten
Padang Pariaman beserta jajarannya.
B. Faktor
Penghambat
1.
Masih minimnya bantuan yang diterima oleh
panti, sehingga mengakibatkan belum terpenuhinya standar kehidupan yang layak.
2.
Belum ada koordinasi antara panti dengan
pihak Departemen Agama RI, Pemerintah di Provinsi Sumatera Barat dalam hal
pembinaan Kehidupan Beragama lanjut usia.
3. Sarana
dan Prasarana yang ada di Panti Sosial Syekh Burhanuddin belum memadai.
e.
Kesimpulan
dan Saran
Setelah dilakukan penelitian dengan adanya
sedikit perubahan serta bantuan dari berbagai pihak, maka para lanjut usia
menjadi sejahtera, dan dapat hidup rukun satu dengan yang lainnya. Pembinaan
Kehidupan Beragama lansia di panti sosial selama ini sudah dilakukan dengan
baik, meskipun pelaksanaannya masih dilakukan bersamaan dengan kegiatan yang
ada di Yayasan Pondok Pesantren Luhur Syekh Burhanuddin. Meskipun pola
pembinaan keagamaan belum ada, tetapi yang berjalan selama ini mengikuti pola
yang di programkan oleh Yayasan Pondok Pesantren.
Adapun saran yang perlu dilakukan untuk
membuat panti tersebut menjadi lebih baik dari yang sekarang, yaitu:
a) Perlu
adanya kerjasama antara masing-masing instansi terkait dalam hal pembinaan
keagamaan lanjut usia
b) Perlunya keperdulian Bupati Kabupaten Padang
Pariaman terhadap para lansia yang perlu dipertahankan terus menerus.
c) Perlu
adanya kebijakan pemerintah tentang pembinaan kehidupan beragama lanjut usia
yang perlu payung hukum.
f.
Kritik
Penulis
Penelitian
dengan judul Pembinaan Kehidupan Beragama Lanjut Usia di Panti Sosial Syekh
Burhanuddin Kabupaten Padang Pariaman yang di tulis oleh Suhanah sangatlah
baik, karena menggunakan metode yang tepat, dan cermat. Sementara itu, data
yang disajikan sangat memadai untuk mendukung kesimpulan penelitian tersebut.
Penulis menyajikan hasil penelitian dengan jelas, singkat dan padat serta
menggunakan bahasa yang baik dan benar sehingga dapat dimengerti oleh banyak
khalayak umum.
2. Keikhlasan
dari para pengurus yang mendapatkan honor yang tidak sesuai dengan tenaganya.
4. Implementasi
peraturan perundang-undangan tentang lansia dilaksanakan oleh Bupati Kabupaten
Padang Pariaman beserta jajarannya.
1.
Masih minimnya bantuan yang diterima oleh
panti, sehingga mengakibatkan belum terpenuhinya standar kehidupan yang layak.
3. Sarana
dan Prasarana yang ada di Panti Sosial Syekh Burhanuddin belum memadai.
Setelah dilakukan penelitian dengan adanya
sedikit perubahan serta bantuan dari berbagai pihak, maka para lanjut usia
menjadi sejahtera, dan dapat hidup rukun satu dengan yang lainnya. Pembinaan
Kehidupan Beragama lansia di panti sosial selama ini sudah dilakukan dengan
baik, meskipun pelaksanaannya masih dilakukan bersamaan dengan kegiatan yang
ada di Yayasan Pondok Pesantren Luhur Syekh Burhanuddin. Meskipun pola
pembinaan keagamaan belum ada, tetapi yang berjalan selama ini mengikuti pola
yang di programkan oleh Yayasan Pondok Pesantren.
c) Perlu
adanya kebijakan pemerintah tentang pembinaan kehidupan beragama lanjut usia
yang perlu payung hukum.
Penelitian
dengan judul Pembinaan Kehidupan Beragama Lanjut Usia di Panti Sosial Syekh
Burhanuddin Kabupaten Padang Pariaman yang di tulis oleh Suhanah sangatlah
baik, karena menggunakan metode yang tepat, dan cermat. Sementara itu, data
yang disajikan sangat memadai untuk mendukung kesimpulan penelitian tersebut.
Penulis menyajikan hasil penelitian dengan jelas, singkat dan padat serta
menggunakan bahasa yang baik dan benar sehingga dapat dimengerti oleh banyak
khalayak umum.
Kamis, 01 Januari 2015
Pengaruh Perkembangan Zaman dan Tekhnologi
Zaman
semakin berkembang, tekhnologi pun semakin maju dan berkembang. Namun tau kah
anda bahwa perkembangan zaman dan tekhnologi membuat semua orang hanyut ke
dalam perkembangan zaman tersebut. Pada saat ini banyak orang yang terpengaruh
oleh perkembangan zaman yang tidak hanya dialami oleh golongan anak muda dan
orang tua namun anak kecil saat ini sudah terpengaruh oleh perkembangan zaman
dan tekhnologi. Banyak sekali dampak negatif yang di dapatkan dan pengaruh
negatif bagi anak-anak kecil. Sebagian besar orang menyalahgunakan perkembangan
zaman dan tekhnologi yang ada seperti youtube, facebook, twitter, game online,
dan masih banyak lainnya. Youtube yang seharusnya di gunakan sebagi media untuk
melihat video, film ataupun untuk melihat berita teraktual namun disalahgunakan
untuk menyaksikan nideo-video porno yang banyak di saksikan oleh masyarakat
luas dan anak-anak. Youtube juga seharusnya dapat di gunakan untuk mengupload
kreatifitas ataupun bakat seseorang agar mereka dapat mengembangkan bakat
mereka namun yang terjadi pada ada saat ini yang di upload adalah video-video
yang tidak penting seperti video porno, video kekerasan, bahkan video untuk
mempermalukan dirinya sendiri. Sungguh suatu hal yang sangat disayangkan sekali.
Video semacam itu sangat berdampak negatif bagi anak-anak yang menyaksikannya
terutama bagi anak yang kurang mendapatkan kasihsayang dan perhatian dari orang
tuanya. Seorang anak dapat melakukan hal-hal yang buruk akibat apa yang ia
lihat dan saksikan bahkan seorang gurupun dapat melakukan tindakan yang jahat
terhadap anak muridnya seperti malakukan kekerasan bahkan menyodomi anak
muridnya sendiri di mana yang seharusnya memberikan suatu pembelajaran yang
baik justru malah memberikan hal yang buruk. Lalu dengan hal yang seperti itu,
apa tanggapan kalian mengenai dampak negatif dari perkembangan zaman dan
teknologi yang disalahgunakan oleh masyarakat?.
Seharusnya
masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh perkembangan zaman dan tekhnologi,
bukan tekhnologi yang menguasai diri ini namun diri ini yang harus menguasai
tekhnologi dan harus pandai dalam memilah-milah perkembangan zaman, mana yang
dapat diterima dan mana yang seharusnya tidak diterima.
Langganan:
Postingan (Atom)